Teko ini diposting persis dengan keadaan baru didapat, masih kucel alias belum dimandikan dan dibedaki. Permukaannya saja seperti orang panuan yang sudah menahunKalau dilihat teko ini kemingkinan berbahan pernekel, yang apabilaa digosok menggunakan "brasso" atau "sanpoli", maka akan terlihat seperti perawan yang baru habis mandi, akan terlihat kinclong dan menyilaukan
Entahlah..., apakah teko ini termasuk kategori jadoel atau enggak, yang pasti menurut saya kecucelannya menggambarkan bahwa teko ini sudah lama diproduksi
teko ini akan sangat layak untuk menempati ruang lemari rias anda...
berminat...?
Tiang lampu tempo doeloe ( SOLD)
Posted by Erizal Suhadamarja in jadoel, sun foundry glasgow, tiang lampu antik
Tiang lampu ini sudah sangat tua umurnya, jangankan saya....., Ibu saya....atau bahkan nenek saya sekalipun ( yang lahir jauh sebelum jepang masuk ke indonesia) masih tua'an tiang ini ...
Tapi kondisinya sudah ngak utuh, kotak tempat lampunya sudah tidak ada..., yang tersisa hanya tiangnya saja, namun tiang yang tingginya lebih kurang 2 meter ini begitu unik dan sangat antik
Tiang lampu ini berada dihalaman sebuah bangunan tua yang dulunya berfungsi sebagai surau (mesjid), yang letaknya tidak begitu jauh dari rumah kelahiran saya. Dihalaman samping surau terdapat beberapa kuburan tua, konon katanya yang dikubur disana adalah pendiri bangunan tersebut, masih teringat kalau setahun sekali ada sekelompok masyarakat dari daerah lain, datang kekuburan itu dan melaksanakan semacam salawatan atau ritual semalam suntuk, saya tidak mengerti apa maksud dan tujuan mereka, yang saya ingat hanya kalau mereka datang, pasti akan ada pesta makan-makan, karna mereka datang selalu membawa berbagai macam makanan komplit, dan itulah saat yang menyenangkan buat saya... ( dasar... tukang ..makan....!!)
tapi sekarang entah bagaimana ceritanya bangunan itu sudah menjadi rumah hunian
Dulunya posisi tiang berada pada pojok tangga paling atas pada gambar diatas, namun karna tembok lantai tangga itu sudah rapuh..., suatu ketika tiang itu rubuh. apalagi matrial adukan dari bangunan lama ini bukan terbuat dari semen , melainkan dari kapur dicampur dengan sadah (begitu cerita pemilik bangunan) , sehingga kekuatannya tidak begitu kokoh, apalagi dengan umur bangunan yang suhah uzur, membuat pojok tangga tidak kuat lagi untuk menahan beban tiang lampu besi yang beratnya tidak kuat diangkat oleh dua orang dewasa
George smith & co sun foundry glasgow, adalah satu pabrik pengecoraan logam yang terletak di scotlandia, berdiri pada tahun 1858 dan glasgow adalah tempat dimana pabrik itu berada
Produks dari pabrikan ini berbagai macam, pagar teralis, kanopi,halte, air mancur taman, lampu taman dll
Tiang lampu ini kayaknya cocok untuk di pasang di taman atau di pekerangan rumah, kekurangan kotak lampunya, mungkin bisa diganti dengan kotak lampu yang sesuai dengan keinginan kita
ket ; Dijual
saya ingat setiap beberapa waktu, kakek selalu mengengkol jam, supaya tetap jalan.
Karena jam itu jam manual, harus di engkol baru jalan, hanya kakeklah yang bisa dan selalu merawat,
Dulu .... saya sering melihat kakek menyimpan kunci lemarinya didalam jam itu atau benda-benda kecil yang saya ngak tau apa dan atau hanya sekedar menyimpan jarum penusuk brandas petromak, karna waktu itu dirumah kami penerangan hanya lampu petromak dan lampu tempel
Yang unik adalah kunci pengenkol jam itu, berbentuk seperti pemukul kasur yang terbuat dari rotan yang di jalin, tapi sayang kunci itu sudah tidak ada
Kondisi jam itu sekarang sudah tidak berfungsi lagi, apalagi semenjak kakek almarhum, itu jam tidak ada lagi yang bisa merevarasi, Pernak dibawa ke bengkel servis, katanya pernya sudah patah, ya udah sampai sekarang jam itu hanya penghuni gudang tempat penyimpanan barang jadoel... kasihan.......



Sebenarnya asbak ini sudah lama ada pada saya, klo gak salah sudah dari th 1997, sampai saya juga lupa dimana mendapatkannya.
dulu waktu saya buka kios pakaian di daerah karawang, asbak ini saya pasang disamping meja kasir, sangat simple dan dekat dari jangkauan tempat duduk,
dengan sistem buka tutup, resiko abu rokok beterbangan jadi bisa dihindari. soalnya diatas meja kasir ada kipas angin duduk, kalo memakai asbak biasa udah pasti abu jadi beterbangan
Waktu tahun 2003 saya pindah ke bekasi, kios beserta isinya dikelola adik saya. dan semenjak itu saya sudah tidak mengingat lagi asbak PNKA . Walaupun saya sering main ke karawang tapi tak pernah ingat ataupun menanyakan tentang asbak itu.
Sampai waktu saya melihat-lihat koleksinya mas daniel, saya baru tau kalo asbak itu adalah asbak yang dipasang disetiap gerbong kereta api pada th 60 an (maaf mas daniel, saya ngutip tanpa permisi)
Tapi ada perbedaan bentuk asbak yang saya miliki dengan asbak koleksi mas daniel, Di saya ukurannya agak lebih besar dan berbetuk kotak, sedangkan koleksi mas daniel tutup atasnya setengah lingkaran dan lebih mungil
Setelah saya tahu sejarah tentang asbak itu, langsung saya bel kekarawang,
masih adakah asbak PNKA itu. Tapi sayang keberadaan asbak itu sudah tidak diketahui lagi. saya suruh bongkar kardus2 barang lama, kali aja ikut tersimpan,
Tapi tidak ditemukan juga
Akhirnya saya relakan asbakitu berlalu entah kemana.
Entah rezeki saya, atau asbak itu masih berjodoh sama saya, Waktu main kerumah om, sambil melihat-lihat koleksinya, saya melihah asbak PNKA itu.
Saya tanyakan " darimana asbak itu diperolah? ".
Dia bilang Klo asbak itu dibawa dari karawang.
" nah loe, ini die asbak jadoel KU".


Inilah hasil dari bersepeda santaiku pada pagi tanggal 17 maret 2009, habis sholat subuh aku ambil sepeda, langsung ngacir keluar komplek perumahan tempat ku tinggal. Yang jelas tujuan utama adalah olah raga sambil cari makanan untuk sarapan pagi.
Waktu lewat didepan pengumpul barang bekas, kusempatkan mampir untuk sekedar melihat-lihat kali aja ada barang yang lagi aku butuhkan, sebetulnya aku lagi nyari shockbreaker king, tapi waktu membolak-balik tumpukan barang aku melihat botol yang ada pada gambar di atas, sebelumnya aku tidak tertarik , terutama karna disamping botol ada retakannya, dan aku juga berfikir bahwa botol itu adalah botol keramik buatan Pleret Purwakarta.
Tapi aku penasaran dengan tulisan yang tertera di dinding botol itu, yaitu : ERVEN LUCAS BOLS AMSTERDAM. Lama kuamat-amati botol itu, tapi ngak ada juga minat, apalagi kutanyakan kepada pengumpul barang bekas " ini botol apa beh?" dia jawab " Paling Pot bunga" katanya.
maka dari itu aku berlalu dengan hanya mendapatkan engkol tangkai dongkrak yang kubayar dengan harga Rp 5000,-
Siangnya kucari sejarah leluhurnya botol yang bermerk ERVEN LUCAS BOLS AMSTERDAM tersebut di internet, Ternyata itu termasuk barang Jadoel
Inilah merk yang tertera pada dinding botol
Categories
- aneka kuningan
- aneka proslen
- antik
- Asbak antik
- baki antik
- barang jadoel
- Botol antik
- botol hijau
- ceret hiasan
- hiasan rumah
- HOME SPRAYER
- jadoel
- Jam antik
- Kaki mesin KOHLER
- koleksi teman
- pecah belah
- penggilingan
- perdana posting
- setrika arang
- sun foundry glasgow
- teko unik
- tempo doeloe
- tiang lampu antik
- timbangan doeloe
chek PR blog anda
| Sudah baguskah pagerank blog anda? |



