Tampilkan postingan dengan label jadoel. Tampilkan semua postingan

TEKO UNIK  

Posted by Erizal Suhadamarja in , ,

Teko ini diposting persis dengan keadaan baru didapat, masih kucel alias belum dimandikan dan dibedaki. Permukaannya saja seperti orang panuan yang sudah menahun

Kalau dilihat teko ini kemingkinan berbahan pernekel, yang apabilaa digosok menggunakan "brasso" atau "sanpoli", maka akan terlihat seperti perawan yang baru habis mandi, akan terlihat kinclong dan menyilaukan

Entahlah..., apakah teko ini termasuk kategori jadoel atau enggak, yang pasti menurut saya kecucelannya menggambarkan bahwa teko ini sudah lama diproduksi


Kayaknya kalau sudah dipoles,
teko ini akan sangat layak untuk menempati ruang lemari rias anda...

berminat...?

Tiang lampu tempo doeloe ( SOLD)  

Posted by Erizal Suhadamarja in , ,


Tiang lampu ini sudah sangat tua umurnya, jangankan saya....., Ibu saya....atau bahkan nenek saya sekalipun ( yang lahir jauh sebelum jepang masuk ke indonesia) masih tua'an tiang ini ...
Tapi kondisinya sudah ngak utuh, kotak tempat lampunya sudah tidak ada..., yang tersisa hanya tiangnya saja, namun tiang yang tingginya lebih kurang 2 meter ini begitu unik dan sangat antik

Tiang lampu ini berada dihalaman sebuah bangunan tua yang dulunya berfungsi sebagai surau (mesjid), yang letaknya tidak begitu jauh dari rumah kelahiran saya. Dihalaman samping surau terdapat beberapa kuburan tua, konon katanya yang dikubur disana adalah pendiri bangunan tersebut, masih teringat kalau setahun sekali ada sekelompok masyarakat dari daerah lain, datang kekuburan itu dan melaksanakan semacam salawatan atau ritual semalam suntuk, saya tidak mengerti apa maksud dan tujuan mereka, yang saya ingat hanya kalau mereka datang, pasti akan ada pesta makan-makan, karna mereka datang selalu membawa berbagai macam makanan komplit, dan itulah saat yang menyenangkan buat saya... ( dasar... tukang ..makan....!!)
tapi sekarang entah bagaimana ceritanya bangunan itu sudah menjadi rumah hunian

Dulunya posisi tiang berada pada pojok tangga paling atas pada gambar diatas, namun karna tembok lantai tangga itu sudah rapuh..., suatu ketika tiang itu rubuh. apalagi matrial adukan dari bangunan lama ini bukan terbuat dari semen , melainkan dari kapur dicampur dengan sadah (begitu cerita pemilik bangunan) , sehingga kekuatannya tidak begitu kokoh, apalagi dengan umur bangunan yang suhah uzur, membuat pojok tangga tidak kuat lagi untuk menahan beban tiang lampu besi yang beratnya tidak kuat diangkat oleh dua orang dewasa


cetakan ornamen pada dinding tiang amat bagus dan unik, juga kwalitas besi corannya amat bermutu tinggi, terbukti dengan tiang yang berdiri puluhan tahun atau bahkan mungkin lebih dari seratus tahun, ditimpa hujan dan dihantam panas setiap hari masih tetap bagus dan tidak begitu dimakan karat, kecuali bagian tapaknya yang berhubungan lansung dengan lantai yang lembab terdapat sedikit karat

Merk atau cap timbul yang terdapat pada dinding, bertulisan GE SMITH & C0 SUN FOUNDRY GLASGOW.

George smith & co sun foundry glasgow, adalah satu pabrik pengecoraan logam yang terletak di scotlandia, berdiri pada tahun 1858 dan glasgow adalah tempat dimana pabrik itu berada
Produks dari pabrikan ini berbagai macam, pagar teralis, kanopi,halte, air mancur taman, lampu taman dll



Saya tidak menyangka, dikampung saya yang yang lumayan jauh dari kota ini, masih terdapat suatu barang atau benda, yang mungkin pada saat itu sudah termasuk barang yang sangat mahal, dikarenakan barang itu bukan bikinan lokal, yang barang tentu yang bisa beli pasti bukan orang sembarangan

Tiang lampu ini kayaknya cocok untuk di pasang di taman atau di pekerangan rumah, kekurangan kotak lampunya, mungkin bisa diganti dengan kotak lampu yang sesuai dengan keinginan kita

ket ; Dijual

Bagi yang berminat silahkan hub nomer yang tertera pada pojok kanan atas blog ini

Jam Antik warisan keluarga  

Posted by Erizal Suhadamarja in ,


Jam ini adalah jam peninggalan kakek .., entah dari kapan jam itu ada... yang pasti dari saya masih kecil, jam itu sudah tergantung didinding rumah.
saya ingat setiap beberapa waktu, kakek selalu mengengkol jam, supaya tetap jalan.
Karena jam itu jam manual, harus di engkol baru jalan, hanya kakeklah yang bisa dan selalu merawat,

Dulu .... saya sering melihat kakek menyimpan kunci lemarinya didalam jam itu atau benda-benda kecil yang saya ngak tau apa dan atau hanya sekedar menyimpan jarum penusuk brandas petromak, karna waktu itu dirumah kami penerangan hanya lampu petromak dan lampu tempel

Yang unik adalah kunci pengenkol jam itu, berbentuk seperti pemukul kasur yang terbuat dari rotan yang di jalin, tapi sayang kunci itu sudah tidak ada

Kondisi jam itu sekarang sudah tidak berfungsi lagi, apalagi semenjak kakek almarhum, itu jam tidak ada lagi yang bisa merevarasi, Pernak dibawa ke bengkel servis, katanya pernya sudah patah, ya udah sampai sekarang jam itu hanya penghuni gudang tempat penyimpanan barang jadoel... kasihan.......






Asbak PNKA  

Posted by Erizal Suhadamarja in ,


Sebenarnya asbak ini sudah lama ada pada saya, klo gak salah sudah dari th 1997, sampai saya juga lupa dimana mendapatkannya.
dulu waktu saya buka kios pakaian di daerah karawang, asbak ini saya pasang disamping meja kasir, sangat simple dan dekat dari jangkauan tempat duduk,
dengan sistem buka tutup, resiko abu rokok beterbangan jadi bisa dihindari. soalnya diatas meja kasir ada kipas angin duduk, kalo memakai asbak biasa udah pasti abu jadi beterbangan

Waktu tahun 2003 saya pindah ke bekasi, kios beserta isinya dikelola adik saya. dan semenjak itu saya sudah tidak mengingat lagi asbak PNKA . Walaupun saya sering main ke karawang tapi tak pernah ingat ataupun menanyakan tentang asbak itu.

Sampai waktu saya melihat-lihat koleksinya mas daniel, saya baru tau kalo asbak itu adalah asbak yang dipasang disetiap gerbong kereta api pada th 60 an (maaf mas daniel, saya ngutip tanpa permisi)
Tapi ada perbedaan bentuk asbak yang saya miliki dengan asbak koleksi mas daniel, Di saya ukurannya agak lebih besar dan berbetuk kotak, sedangkan koleksi mas daniel tutup atasnya setengah lingkaran dan lebih mungil

Setelah saya tahu sejarah tentang asbak itu, langsung saya bel kekarawang,
masih adakah asbak PNKA itu. Tapi sayang keberadaan asbak itu sudah tidak diketahui lagi. saya suruh bongkar kardus2 barang lama, kali aja ikut tersimpan,
Tapi tidak ditemukan juga
Akhirnya saya relakan asbakitu berlalu entah kemana.

Entah rezeki saya, atau asbak itu masih berjodoh sama saya, Waktu main kerumah om, sambil melihat-lihat koleksinya, saya melihah asbak PNKA itu.
Saya tanyakan " darimana asbak itu diperolah? ".
Dia bilang Klo asbak itu dibawa dari karawang.
" nah loe, ini die asbak jadoel KU".




Botol ber merk ERVEN LUCAS BOLS AMSTERDAM  

Posted by Erizal Suhadamarja in ,





Inilah hasil dari bersepeda santaiku pada pagi tanggal 17 maret 2009, habis sholat subuh aku ambil sepeda, langsung ngacir keluar komplek perumahan tempat ku tinggal. Yang jelas tujuan utama adalah olah raga sambil cari makanan untuk sarapan pagi.

Waktu lewat didepan pengumpul barang bekas, kusempatkan mampir untuk sekedar melihat-lihat kali aja ada barang yang lagi aku butuhkan, sebetulnya aku lagi nyari shockbreaker king, tapi waktu membolak-balik tumpukan barang aku melihat botol yang ada pada gambar di atas, sebelumnya aku tidak tertarik , terutama karna disamping botol ada retakannya, dan aku juga berfikir bahwa botol itu adalah botol keramik buatan Pleret Purwakarta.

Tapi aku penasaran dengan tulisan yang tertera di dinding botol itu, yaitu : ERVEN LUCAS BOLS AMSTERDAM. Lama kuamat-amati botol itu, tapi ngak ada juga minat, apalagi kutanyakan kepada pengumpul barang bekas " ini botol apa beh?" dia jawab " Paling Pot bunga" katanya.
maka dari itu aku berlalu dengan hanya mendapatkan engkol tangkai dongkrak yang kubayar dengan harga Rp 5000,-
Siangnya kucari sejarah leluhurnya botol yang bermerk ERVEN LUCAS BOLS AMSTERDAM tersebut di internet, Ternyata itu termasuk barang Jadoel


Inilah merk yang tertera pada dinding botol



Bagian atas


bagian dinding botol yang retak